Ayo Bantu ‘Kampus Sahabat Rasulullah’ Lahirkan Cendikiawan Generasi Quran

Lampung – Kesadaran kaum Muslimin untuk bangun meraih kembali kejayaan Islam semakin terlihat nyata di belahan dunia. Dengan mengamalkan Al-Quran dan Assunah sebagai pedoman hidup akan memberikan rahmat bagi seluruh alam, sebagaimana tujuan Islam diturunkan.

Dengan berbagai tipu daya musuh Islam untuk menghancurkan agama yang satu-satunya diakui Allah, justru akhirnya memberi kesadaran Muslimin untuk bersatu dan kembali pada tuntunan Al-Quran. Karena dengan keduanya merupakan senjata ampuh untuk meraih kejayaan. Beragam inovasi pun dilakukan, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Bidang ini diyakini sebagai wadah akselerasi untuk mengembalikan kebangkitan Islam, karena melalui pendidikan akan menghasilkan generasi, kader dan cendikiawan yang siap mengemban amanah tersebut.

Keberadaan Sekolah Tinggi Shuffah Al-Quran Abdullah Bin Mas’ud (ST SQABM) atau yang dikenal dengan ‘Kampus Sahabat Rasulullah’ mampu mengemban amanah tersebut. ST SQABM mengambil rujukan kepada pendidikan yang telah dicontohkan Rasulullah Shalllahu ‘Alaihi Wasalam, berupa Shuffah Rasulullah, yang menjadikan Al-Quran dan Sunnah sebagai basis utama yang melandasi ilmu-ilmu lainnya. Makna Shuffah juga merupakan lembaga pendidikan yang bersifat mandiri dan universal, tidak ada batasan usia, ruang, tempat dan waktu.

Sekilas Tentang Rencana Pembangunan Kampus

Sekolah Tinggi Shuffah Al-Quran Abdullah Bin Mas’ud (ST SQABM) akan dibangun di atas tanah seluas 4375 m2 dengan luas bangunan 2.320 m2, di Jalan Taqwa, Dusun Muhajirun, Desa Negararatu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Di lokasi ini telah dilengkapi dengan masjid, perpustakaan, studio radio, Baitul Mal wat Tamwil (BMT), dan pemondokan.

Kampus yang berada di tengah komplek Pondok Pesantren Al-Fatah seluas 100 hektar tersebut, nantinya dirancang bersebelahan dengan Masjid Nubuwwah yang mampu menampung 6000 jamaah. Pendiri merancang kampus dan masjid adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Masjid inilah yang menjadi ruh berdirinya sebuah kampus yang akan melahirkan cendikiawan dan huffaz pilihan yang nantinya akan di sebar ke belahan dunia untuk mengembalikan kejayaan Islam dan Muslimin.

Keinginan itu diperkuat dengan menghadirkan dosen pendidik terbaik yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya, baik dari dalam maupun luar negeri. Di antaranya, berasal dari beberapa negara, seperti Palestina, Yaman, Sudan, Malaysia, dan Indonesia sendiri. Beberapa dosen yang pernah memberikan materi kuliah baik secara online interaktif juga tatap muka langsung, antara lain, Prof. Dr. Mahmud Hasyim Anbar Pakar Tafsir Palestina (Ulama Tafsir rujukan di Timur Tengah), Direktur Lembaga Tahfidz Alquranul Karim Was Sunnah Gaza, Syekh Dr Abdurrahman Yusuf Al-Jamal (Pakar Qiraat dan ketua lembaga Sanad Palestina), Ulama Philiphina, Dr. Watteu Datu  Ibrahim; Guru Besar Universitas Mulawarman Kalimantan Timur, Prof Dr Ir Ariffien Bratawinata M.Agr; serta Imaamulmuslimin KH. Yakhsyallah Mansur, MA.

Kampus Sahabat Rasulullah Memanggilmu

Sekolah Tinggi Shuffah Al-Quran Abdullah Bin Mas’ud (SQABM) atau yang dikenal dengan sebutan ‘Kampus Sahabat Rasulullah’ nantinya akan dibangun berdampingan dengan salah satu masjid terbesar di kota Lampung. Berkiblat pada Rasulullah dengan mengembalikan fungsi masjid, Masjid Nubuwwah akan menjadi pusat kegiatan, baik civitas akademika maupun masyarakat pada umumnya.

Berada di 8 km dari Bandara Raden Intan II dan di tengah komplek Pondok Pesantren Al-Fatah yang memiliki jenjang pendidikan dari tingkat PAUD hingga Aliyah tersebut, ST SQABM menjadi pelengkap lembaga pendidikan. Saat ini, ‘Kampus Sahabat Rasulullah’ itu baru tahap perencanaan pembangunan yang memerlukan dana sebesar Rp. 10.046.650.000, (Sepuluh Milyar Empat Puluh Enam Juta Enam Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

Dana tersebut direncanakan untuk membangun rektorat dilengkapi fasilitas gedung kampus lainnya yang memadai untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan kegiatan akademik dan non-akademik dengan spesifikasi bangunan terdiri dari 3 (tiga) lantai, luas bangunan 2320 m2, struktur beton bertulang, pondasi borpile, lantai granite, ruang kuliah 16 ruangan,perpustakaan laboratorium Al-Quran dan bahasa, aula, kantin, toilet, dan, lobby.

Donasi bisa disalurkan ke:

Bank Mandiri Syariah norek: 7098711688 a.n Shuffah Al Quran

Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Perencana Pembangunan

Ir.Heri Budianto, MT (+62 813-6993-4416)

Share

Leave comment