Puluhan Mahsiswa Shuffah al-Quran Ikuti Pembekalan PPL

Muhajirun – Puluhan calon peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) mengikuti pembekalan PPL.

Mahasiswa jurusan Ulumul Quran dan Tafsir Quran tersebut rencananya akan disebar ke beberapa desa di Natar.

“Mereka kita sebar di lima desa Branti, Sukabanjar, Negararatu, dan Natar,” kata Heri Budianto koordinator PPL.

Sebanyak 21 mahasiswa telah mendapat pembakalan selama hampir dua pekan untuk mempersiapkan diri sebelum turun ke lapangan.

Heri menambahkan, para mahasiswa calon mahsiswa PPL dibekali ilmu dan psikologi dakwah, tekhnik berpidato, manajemen bisnis, hingga sistem pemerintahan daerah.

“Output dari PPL ini adalah berdirinya lembaga tahfidz al-Quran yang kuat dan modern di desa-desa untuk mewujudkan masyarakat cinta al-Quran,” katanya.

Bidang pengembangan dan kerjasama  itu juga menjelaskan program pendirian lembaga tahfidz online akan terlaksana jika ada campur tangan masyarakat dan perangkat desa.

“Kita sudah bekerjasama dengan desa dan sifatnya SQABM sebagai pendampingan atau konsultan, jadi masyarakat bersama pamong desa nanti yang akan mengelola dan membesarkan lembaga tahfidz ini dan itu milik desa sepenuhnya,” katanya.

Lili Solehuddin, Waka I bidang akademik mengatakan program ini kita tawarkan kepada desa-desa yang rindu terwujudnya masyarakat yang cinta al-Quran.

“Lewat program ini kita ingin menyampaikan kepada warga bahwa dalam mempelajari al-Quran tak sesulit dan semahal yang dibayangkan.” katanya.

Lili menambahkan kegiatan pembekalan ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada calon peserta terkait dengan pelaksanaan PPL yang akan dilakukan di beberapa titik desa yang sudah ditentukan oleh lembaga. Dan ini merupakan kegitan penting yang harus diikuti oleh mahasiswa sebelum melaksanakan PPL.

Share

Leave comment