Ada Hubungan Neurosains dan al-Quran?

Makasar – Pakar Neurosains Spiritual Makasar, Iqbal Basri mengatakan bahwa terdapat banyak hubungan antara sistem syaraf dengan al-Quran.

“Al-Quran jika kita pelajari, hafalkan kemudian pahami dan kaitkan dengan sains akan banyak kita temukan hikmah yang terdapat di dalamnya, terlebih jika dikaitkan kepada sistem syaraf,” katanya.

Menurutnya, akal yang Allah berikan kepada manusia memiliki keistimewaan, terlebih jika dikaitkan dengan al-Quran.

“Saat kita menghafalkan al-Quran,  memori otak akan bekerja dan kecerdasan juga akan berjalan dengan optimal,” jelasnya.

Dalam ilmu neurosains, Iqbal mengatakan jika kita membiasakan otak terus bekerja sejak dini, maka di masa mendatang dia akan mudah dalam menerima semua pelajaran.

“Karenanya sangat baik jika sejak dini kita mengajarkan anak kita menghafal al-Quran, begitu masuk SD dia akan dengan mudah menerima pelajaran yang lain,” katanya.

Sebuah penelitian, ahli saraf Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar itu mengatakan, di Malaysia dengan menggunakan EEG (alat ukur gelonbang otak) mengambil 28 sampel orang non-Muslim dengan mendengarkan al-Quran dan musik klasik, hasilnya menunjukkan gelombang otak menurun yang artinya jiwa seseorang tersebut tenang.

“Pada saat kondisi gelombang otak yang turun menjadi gelombang Alpha menunjukkan kondisi optimal untuk fungsi saraf kita agar berfungsi dengan bagus.” katanya.

Dosen Anatomi Syaraf Unhas itu menambahkan  bahwa ilmuan seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd pernah berjaya karena bisa menguasai banyak ilmu disebabkan mereka masih memegang al-Quran.

Menurutnya mempelajari ilmu kemudian mengaitkannya dengan al-Quran akan menambahkan nilai lebih kepada seorang ahli atau ilmuan.

Iqbal menambahkan masih banyak hubungan antara al-Quran dan sistem saraf yang belum diketahui banyak orang. Semua akan dijelaskannya saat memberikan materi pada acara “Seminar Internasional Kesehatan Islami, Kupas Tuntas Kesehatan ala Rasulullah” yang akan diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran abdullah Bin Masud pada 27 April 2019 mendatang.

Seminar Kesehatan ala Rasulullah

Dr Muhammad Iqbal Basri, M.Kes. Sp.S akan menjadi salah satu pembicara pada seminar yang akan diselenggarakan di Hotel Sheraton dengan tema “Al Quran dan hubungannya dengan system Syaraf (neurosains)”.

Akan hadir juga Proff DR Abdul Aziz Al Safi bin Ismail dari Fakultas Kedokteran Lincoln University College Malaysia dengan tajuk “Pengobatan Rasulallah dalam tinjauan Sains”.

Pembicara lainnya adalah H.Agung Yulianto, SE, Ak. M.KomD, DirekturUtama PT.HPAI dengan judul “Prospek Penyediaan Produk Halal di Indonesia”.

Sementara sebagai Keynote Speaker Ketua Dewan Penasehat STSQABM Kh.Yakhsyallah Mansur, “Konsep kesehatan dalam perspektif Islam”.

Seminar ini mengajak seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten kota, Kepala kepala Rumah Sakit Lampung, Anggota IDI selampung, Anggota IAI selampung, Praktisi Herbal, Fakultas Kedokteran, Perguruan Tinggi Kesehatan, Perguruan Tinggi Farmasi, Mahasiswa SQABM, Dewan Imamah, Dokter dan tenaga medis internal untuk berpartisipasi dalam acara ini.

Share

Leave comment