Berita

Muhajirun – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Ahmad Muzani mengatakan Pancasila dan Indonesia akan kuat jika diisi dengan orang orang yang berakhlak serta bermoral. Demikian ia sampaikan dalam kuliah umum Sekolah Tinggi Shuffah Quran Abdullah bin Mas’ud (STSQABM) yang diadakan di Masjid An-nubuwwah, Komplek Ponpes Al-Fatah Shuffah Hizbullah, Muhajirun, Lampung Selatan, Senin

read more

Muhajirun – Ketua Pembina Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM), Imaam Yakhsyallah Mansur mengatakan setidaknya ada sepuluh langkah untuk mewujudkan kesatuan umat sebagai implementasi empat pilar kebangsaan. Hal itu disampaikan oleh Yakhsyallah saat memberikan keynote speaker dalam acara Kuliah Umum Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran bersama wakil ketua MPR RI, Ahmad Muzani, bertema “Membedah tuntas

read more

Muhajirun – Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di depan mahasiswa Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) dan ratusan santri al-Fatah di Masjid Nubuwwah, Muhajirun Lampung, Senin (25/2). Dalam kunjungannya di komplek Ponpes al-Fatah tersebut dia mengajak kepada mahasiswa untuk mengambil peran menjadi menjadi motor pemersatu dan pendorong kemajuan

read more

Muhajirun, Lampung Selatan, MINA – Sekolah Tinggi Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (STSQABM) akan mengadakan Kuliah Umum, Senin, (25/2), bertema “Membedah tuntas empat pilar kebangsaan dalam perspektif NKRI warisan berharga para Ulama dan Syuhada”. Acara ini menghadirkan Wakil Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani dan Ketua Dewan Penasehat STSQABM, KH. Yakhsyallah Mansur, M.A. Ketua STSQABM,

read more

Sukabanjar – Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) melepas mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke Desa Sukabanjar, Sukabanjar kecamatan Gedong Tataan Kab. Pesawaran. Ahad (24/2) sore. “Pelepasan pertama hari ini satu tim di Desa Sukabanjar sebanyak enam orang, kemudian besok akan disusul oleh tim yang lain ke desa Natar, Negararatu, dan Muara Putih,” kata

read more

Guru Besar Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (ST SQABM), Dr. H. Ahmad Ariffin Bratawinata., M.Agr mengatakan Perguruan Tinggi harus mampu mencerdaskan bangsa, bukan hanya mengeluarkan ijazah. “Tugas besar perguruan Tinggi, apa itu bentuknya sekolah tinggi, institut, atau universitas harus bisa mencerdaskan bangsa, bukan hanya mengeluarkan ijazah dan memberikan titel semata,” kata Ariffin. Hal

read more

Camat Natar Koharudin mengapresiasi program pendirian lembaga tahfidz di desa-desa yang diinisiasi oleh Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (ST SQABM). Hal itu disampaikan pada saat menerima kunjungan calon mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di kantornya pada Selasa (12/2). Dalam kunjungan tersebut, Camat berpesan kepada calon mahasiswa PPL untuk bisa bersinergi kepada semua pamong

read more

Muhajirun – Dalam upaya menangkal pengaruh hegemoni sosial, Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud akan mengirim mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di desa-desa. “Ini sebagai salah satu upaya kita dalam mencegah hegemoni sosial dan perbaikan akhlak di era digitalisasi”, kata Sukismanto di sela-sela waktu memberikan pembekalan kepada 21 calon mahasiswa PPL di ruang kelas

read more

Muhajirun – Puluhan calon peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) mengikuti pembekalan PPL. Mahasiswa jurusan Ulumul Quran dan Tafsir Quran tersebut rencananya akan disebar ke beberapa desa di Natar. “Mereka kita sebar di lima desa Branti, Sukabanjar, Negararatu, dan Natar,” kata Heri Budianto koordinator PPL. Sebanyak 21

read more

Muhajirun – Dalam upaya membumikan al-Quran ke pelosok negeri, Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) berencana untuk menjejaki kerjasama antar desa untuk membangun lembaga tahfidz. “Animo masyarakat terhadap lembaga tahfidz kian hari kian membludak, hanya terkendala faktor ekonomi membuat masyarakat menengah ke bawah belum mampu untuk menyekolahkan anaknya karena biayanya yang terlalu tinggi,

read more