Dir Yan Kesehatan Tradisional Akan Buka Seminar Shuffah al-Quran Tentang Kesehatan ala Rasulullah

Lampung – Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K) menunjuk Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Ina Rosalina Dadan membuka Seminar Kesehatan yang digagas oleh Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abadullah Bin Masud (SQABM).

“Beliau menunjuk ibu Ina, karena memang dalam struktur Kemenkes ada bidang khusus yang menangani pengobatan tradisional, jadi diserahkan oleh beliau karena memang ranahnya di situ,” kata Ketua Acara Heri Budianto.

Seminar dengan tajuk “Seminar Kesehatan Islami, Kupas Tuntas Kesehatan ala Rasulullah” rencananya akan diselenggarakan pada Sabtu (27/4) tersebut bertujuan untuk menggugah kesadaran kaum Muslimin agar mengikuti contoh Rasulullah dalam bidang kesehatan.

“Dengan mengikuti pola hidup Rasulallah dan berobat menurut tata cara Rasulullah ada dua dimensi yang kita dapati. Pertama di dunia kita sehat di akhirat dicatat sebagai amal soleh dibalas berlipat ganda oleh Allah karena itiba’ kepada Sunnah Rasulullah di bidang kesehatan adalah bagian dari ibadah kepada Allah,” katanya.

Wakil Direktur II itu mengatakan kegiatan ini merupakan Misi utama Shuffah al-Quran yang meyakini bahwa Al Quran adalah sumber ilmu pengetahuan dan mampu memberi jawaban berbagai problematika yang dihadapi manusia.

“Al-Quran mampu menjadi memberikan solusi untuk semua masalah umat, tidak hanya pada tataran konsepsi tapi aplikasi di lapangan begitu juga bidang kesehatan,” terangnya.

Seminar Kesehatan ala Rasulullah

Selain menyadarkan umat, seminar yang diadakan di Hotel Sheraton itu juga bertujuan menghapus dikotomi ilmu yang selama ini memisahkan antara ilmu dan agama.

“Dikotomi yang terjadi di Indonesia sudah mendarah daging, doktrin peninggalan penjajah yang memisahkan antara ilmu dan agama menjadi penyebab ilmu kita tidak maju-maju,” tegasnya.

Karenanya dalam Seminar terbatas yang hanya menerima 200 peserta tersebut akan mendatangkan beberapa pakar sebagai pembicara.

Akan hadir juga Proff DR Abdul Aziz Al Safi bin Ismail dari Fakultas Kedokteran Lincoln University College Malaysia dengan tajuk “Pengobatan Rasulullah dalam Tinjauan Sains”.

Dr Muhammad Iqbal Basri, M.Kes. Sp.S Spesialis Syaraf Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Makasar dengan tema “Al Quran dan Hubungannya dengan Sistem Syaraf (Neurosains)”.

Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kemenkes, Dr. dr. Ina Rosalina Dadan, Sp.A(K), M. KEs, M. H. Kes., dengan tajuk “Pengobatan Tradisional dan Kebijakan Pemerintah Penggunaan Obat-Obat Herbal”.

Pembicara lainnya adalah H.Agung Yulianto, SE, Ak. M.KomD, Direktur Utama PT.HPAI dengan judul “Prospek Penyediaan Produk Halal di Indonesia”.

KH. Yakhsyallah Mansur, Ketua Dewan Penasehat Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud dengan tema “Konsep Kesehatan dalam Perspektif Islam”.

Sementara itu yang akan memberikan sambutan dalam acara tersebut adalah Muhammad Ridha Ficardo, M.SI (Gubernur Lampung), Prof. Dr. Ir. H. Achmad Arifien B., M.Agr (Ketua Yayasan SHMA), dan Dr. L. Solehuddin, M.Pd. (Wakil Direktur I. Bidang Akademik Shuffah al-Quran).

Seminar ini mengajak seluruh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten kota, Kepala kepala Rumah Sakit Lampung, Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) se-Lampung, Anggota IAI se-Lampung, Praktisi Herbal, Fakultas Kedokteran, Perguruan Tinggi Kesehatan, Tokoh dan Ulama, Dokter dan tenaga medis lainnya untuk berpartisipasi dalam acara ini.

 

Share

Leave comment