Guru Besar Shuffah al-Quran: Perguruan Tinggi Harus Mencerdaskan Bangsa

Guru Besar Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (ST SQABM), Dr. H. Ahmad Ariffin Bratawinata., M.Agr mengatakan Perguruan Tinggi harus mampu mencerdaskan bangsa, bukan hanya mengeluarkan ijazah.

“Tugas besar perguruan Tinggi, apa itu bentuknya sekolah tinggi, institut, atau universitas harus bisa mencerdaskan bangsa, bukan hanya mengeluarkan ijazah dan memberikan titel semata,” kata Ariffin.

Hal itu disampaikan menanggapi langkah yang dilakukan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang menutup perguruan tinggi abal-abal.

Ariffin menegaskan bahwa Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran merupakan perguruan tinggi yang sah dan sudah mendapat SK dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam No: 3373 Tahun 2017.

Berkaitan dengan sekolah tinggi berbasis al-Quran, Mantan Rektor Universitas Mulawarman itu mengatakan beberapa tahun kedepan perguruan tinggi al-Quran akan menjadi jurusan yang diminati banyak orang.

“Saya mengamati ke depan, sekolah tinggi berbasis al-Quran akan menjadi jurusan yang diminati banyak orang, dan itu tidak lagi menjadi paksaan dari orang tua, melainkan pilihan anak-anaknya sendiri,” pungkasnya.

Menurutnya, kesadaran umat kembali kepada al-Quran sudah mulai tumbuh sejak beberapa tahun terakhir, “Hal itu bisa kita lihat dari tausiah, ceramah-cerah ustadz atau ulama yang terus mengingatkan umat kembali pada al-Quran”.

Karenanya, Ariffin menambahkan, Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran hadir untuk menjadi rujukan pengkajian, pengajaran, dan pengamalan keilmuan berbasis al-Quran serta mencetak para penghafal al-Quran sebagai kader pemimpin umat berwawasan dan berkarakter al-Quran yang rahmatan lil’alamin.

 

Share

Leave comment