IMAM TUA MASJID KELANTAN TERTARIK METODE SQABM

Kelantan Malaysia, 17 Jumadil Akhir 1435/17 April 2014 (MINA) – Rusli Cek Soh, Imam Tua Masjid Muhammadi Kelantan tertarik dengan metode Belajar Al-Qur’an Online yang digagas oleh Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (SQABM) Online.

Ini disampaikan Rusli saat ditemui Miraj Islamic News Agency (MINA) usai pemaparan singkat dari Ketua Shuffah Al-Qur’an Abdullah Bin Mas’ud (SQABM) Online, Drs.Yakhsyallah Mansur, MA mengenai belajar Al-Qur’an jarak jauh di hadapan ratusan jama’ah masjid Muhammadi, Kelantan, Malaysia, Kamis (17/4) malam.

“Alhamdulillah, ada minat dengan apa yang disampaikan oleh ustadz Yakhsyallah Mansur MA tadi, insya Allah selesai ini, akan membuka akses Shuffah Al-Qur’an ini, “ kata Rusli.

Rusli juga mengatakan akan menyebarkan informasi ini kepada seluruh kaum muslimin di Kelantan yang tidak bisa belajar Al-Qur’an secara langsung untuk bisa membuka akses SQABM melalui internet.

“Dengan adanya belajar Al-Qur’an secara online ini masyarakat yang belum bisa belajar Al-Qur’an bisa membuka website Shuffah Al-Qur’an, Insya Allah informasi ini akan kami sebarkan untuk membumikan Al-Qur’an di Kelantan ini, “ kata Rusli.

Rusli juga berpesan agar umat Islam berpegang kepada Al-Qur’an karena siapa yang berpegang kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

“Dengan berpegang kepada Al-Qur’an dan juga Sunnah, Yahudi tidak akan pernah bisa menyesatkan kita dunia dan akhirat Insya Allah. “ tegas Rusli.

Masjid Muhammadi Kelantan mempunyai empat orang Imam yang terdiri dari Imam Tua, Imam Muda Kanan, Imam Muda, dan Imam Rawatib.

Rusli juga menyampaikan kekagumannya terhadap muslim Indonesia yang berjuang untuk dakwah Islam.

Sementara Pimpinan Rombongan Muhibbah Nusantara, KH. Abul Hidayat Saerodjie dalam sambutannya mengharapkan agar Umat Islam disatukan dalam kalimat Lailaaha Illa allah.

“Dengan adanya Muhibbah Nusantara ini, kami berharap Muslimin Nusantara yang masih satu rumpun ini bisa bersatu dalam kalimat Lailaaha Illa allah, “ kata Abul Hidayat.

Sumber : https://minanews.net/imam-tua-masjid-kelantan-tertarik-metode-sqabm/

Share

Leave comment