Mahasiswi Shuffah al-Quran Ikuti Dauroh Musim Panas Gaza

Mahasiswa Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud mengikuti Dauroh Musim Panas Gaza, Mukhoyyamat Tajul Waqar yang diselenggarakan oleh Darul Quran wa Sunnah, Palestina.

“Alhamdulillah ada lima mahasiswi kita yang mengikuti program ini, semoga kita termasuk dalam nominasi,” kata Nur Hanifah Rasmini pembina Tahfidz Muslimah Shuffah al-Quran.

Hanifah menjelaskan lima mahasiswi Shuffah al-Quran itu merupakan salah satu perwakilan dari 28 negara di dunia termasuk Indonesia dengan 38 peserta.

Adapun mahasiswi yang mengikuti program Mukhoyyamat Taajul Waqaar yang dilaksanakan pada 15 Juni – 31 Agustus 2019 itu adalah :

  1. Nur Afifah mengikuti program murojaah pemantapan hafalan 15 juz
  2. Azkiyatul Karimah mengikuti beberapa program Daurah Hafalan baru Al Quran 5 juz dan murajaah, pemantapan hafalan 10 juz, Daurah Tafsir dan tadabbur surat Al Kahfi, Daurah Tafsir dan tadabbur surat-surat pendek.
  3. Fitri Ukhti Muslimah mengikuti dauroh hafalan 10 juz dan Tafsir Tadabur surat-surat pendek.
  4. Alya Nabila mengikuti daurah hafalan 5 juz.
  5. Laylatuzzahro mengikuti daurah hafalan 5 juz.

Pengajar yang telah mendapat sanad Quran dari Darul Quranul Karim Wasunnah Gaza menerangkan dari program musim panas itu lahir tidak kurang dari 500 penghafal Alquran dan Hadits setiap tahunnya.

“Tahun ini Darul Quran membuka program secara online di tahun pertama, ke depan pasti akan lebih banyak lagi para penghafal Quran maupun Hadits,” tambahnya.

Mukhoyyamat Tajul Waqar adalah program pembelajaran Alquran dan Hadits Nabawi yang biasa dilaksanakan oleh Yayasan Darul Quran wa Sunnah di Gaza Palestina setiap libur musim panas setiap tahunnya dengan peserta dari berbagai jenjang usia.

Darul Quran wa Sunnah memiliki beberapa daurah yang dilaksanakan dalam program Mukhoyyamat diantaranya sebagai berikut :

  1. Hafalan Al Quran
  2. Murojaah Pemantapan Hafalan
  3. Hafalan hadits² Nabi
  4. Daurah Tahsin dan tajwid Al Quran
  5. Daurah Tafsir dan tadabur Al Quran
  6. Daurah Fiqih dan wawasan Islam

Sekolah Tinggi Shuffah Alquran Abdullah bin Mas’ud (SQABM) telah melakukan beberapa kerjasama (MoU) baik skala nasional maupun internasional, diantaranya adalah Darul Quran wa Sunnah, di Gaza. Selain itu juga, sekolah tinggi yang dikenal dengan Kampus Sahabat Rasulullah telah melakukan kerjasama dengan beberapa universitas di beberapa negara diantaranya Universitas Al-Qur’an Al-Karim dan Sains Islam (Sudan), niv. Omdurman (Sudan), Universitas Bakhtalruda (Sudan), dan Yayasan Hulmu Jiel (Mesir)

Sekolah Tinggi Shuffah Alquran Abdullah bin Mas’ud (SQABM) merupakan Lembaga Tinggi unggulan berbasis Alquran, dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam upaya pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil ’alamin. Lembaga yang digagas oleh (Almarhum) Syeikh Imam Muhyiddin Hamidi, memiliki visi dan misi agar mampu menjadi rujukan pengkajian, pengajaran dan pengamalan keilmuan berbasis Alquran serta ikut memberikan kontribusi berbagai permasalahan Bangsa dan Negara dengan pendekatan spiritual dan akhlakul karimah.

Share

Leave comment