Never To Early, Never To Late

Oleh : Muhammad Iqbal Basri, Ahli Syaraf Universitas Hasanuddin, Makasar

Ada persamaan antara OTOT dan OTAK di dalam tubuh kita. Jika setiap pagi, saya mengangkat barbel dengan berat 2 kilogram dengan rajin dan penuh semangat. Dalam kurung waktu sepekan, kita bisa melihat hasilnya, otot lengan saya menjadi lebih besar dan jika setelahnya saya menghentikan aktifitas tersebut maka otot itu akan kembali ke bentuk asalnya.

Demikian pula dengan otak kita, kalau kita rajin melatihnya setiap hari dengan penuh semangat, maka otak kita akan semakin berkembang dan jaringannya semakin padat, dan tentunya kecerdasan kita semakin terasah. Tapi jika kita melakukan sebaliknya maka otak kita akan mengecil (atrophi) dan pada akhirnya adalah daya ingat menurun alias “pelupa”. Pantas jika orang-orang neuroscience mengatakan, Use it or Lose it.

Terkadang kita, saat menghadapi anak kecil misalkan anak yang berumur di bawah 5 tahun, sering kita mengatakan “Jangan terlalu cepat ajarkan itu, dia masih kecil”, kita selalu menganggap mereka belum bisa, sehingga menyebabkan kita sering menunda mengajari sesuatu hal yang bermanfaat, padahal sebenarnya anak kecil jauh lebih cerdas dari yang kita duga. Otak anak-anak pada usia 0-6 tahun dapat menyerap informasi lebih cepat dan lebih banyak, mereka menyerap informasi sekitarnya seperti sponge sehingga otak anak-anak dikenal sebagai sponge brain.

Tidak ada kata terlalu dini atau terlalu cepat bagi anak-anak kita. Tugas kita hanya meng-input data sebanyak mungkin, tidak usah peduli mereka ingat atau tidak karena mungkin hasilnya belum bisa kita lihat sekarang, tapi kecerdasan anak-anak akan nampak pada saat yang kita tidak duga. Itulah makna dari Never to early !”

Pada saat yang lain, saat kita melihat anak-anak yang cerdas, anak-anak dengan otak cemerlang yang mampu mempelajari sesuatu dengan cepat, maka kita selalu mengatakan kepada diri kita sendiri “Itu sudah terlambat untuk saya, saya tidak bisa lagi seperti itu”. Misalnya saja kalau kita mengatakan kepada orang dewasa atau pun orang yang sudah lanjut, “Mari kita menghafal al-Quran”, dapat dipastikan mereka akan menjawab “sudah terlambat” atau “saya sudah tua”. Padahal sebenarnya bagi mereka “Tidak ada kata terlambat”.

Kesempatan itu selalu ada, tergantung niat dan motivasi, tentunya juga sangat ditentukan oleh Belief System kita. Anda tentu pernah mendengar, ada orang tua nanti saat berusia 70 tahun baru berhasil  menghafal al-Quran. Masih banyak orang tua yang bisa melakukan hal-hal yang luar biasa.Never to late !”. Tentu anda masih ingat dengan Akira Haraguchi (Jepang), berhasil memecahkan rekor dunia, menghafal nilai Phi dalam matematika (3,14…) saat berusia 54 tahun dan menghabiskan waktu sekitar 16 jam untuk melakukannya. Jadi saat kita berbicara tentang OTAK, akan selalu berlaku prinsip NEVER TO EARLY, NEVER TO LATE, tidak ada kata terlalu dini dan tidak ada kata terlambat!!.

 

Share

Leave comment