Shuffah al-Quran Ikuti Workshop KKNI

Palembang – Sekolah Tinggi Shuffah al-Quran Abdullah Bin Masud (SQABM) mengikuti workshop Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di Palembang.

“Kita mendapat undangan dan ini dilakukan untuk melaksanakan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dan mendorong semua perguruan tinggi untuk menyesuaikan diri dengan ketentuan yang berlaku,” kata Wakil Ketua II bidang Akademik, Lili Solehuddin.

Dia mengatakan tujuan kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari (1-3 Oktober 2019) untuk meningkatkan peran sebagai lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas.

“Sebagaimana visi-misi Shuffah al-Quran untuk melahirkan cendikiawan generasi qurani, mengikuti workshop ini menjadi upaya yang harus kita tempuh untuk mencapai itu semua,” katanya.

Lili menegaskan kurikulum menjadi bagian yang sangat penting untuk dikembangkan sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman.

H.M. Sirozi, M.A., Ph.D selaku Koordinator Kopertais Wilayah VII, yang juga sebagai Rektor UIN Raden Fatah mengatakan Perguruan Tinggi harus unggul dan mandiri.

“Perguruan Tinggi tidak akan pernah unggul selama mengekor pada lembaga lain, ia harus mengeksplorasi potensi keunggulan yang dimiliki, stop studi banding. Karena masing masing PT harus memiliki keunggulan”.

Shuffah al-Quran, mengirim dua orang untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kopertais VII yaitu Waket I bidang Akademik Dr. Lili Solehuddin dan Waket II bidang SDM, Heri Budianto.

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan.

 

Share

Leave comment