STSQABM Dipercaya Jadi Pusat Pengambil Sanad Tilawah se-Asia Tenggara

Muhajirun – Sekolah Tinggi Shuffah Al-Quran Abdullah Ibnu Masud (STSQABM) dipercaya menjadi rujukan pengambil Sanad Tilawah se-Asia.

“Alhamdulillah STSQABM dipercaya oleh satu lembaga internasional di Gaza bernama Darul Quran yang menjadi rujukan para hufaz sebagai pusat pengambilan sanad se-Asia Tenggara,” kata Dewan Penasehat STSQABM, Yakhsyallah Mansur, pada Ahad sore (23/9) di kantornya.

Dia menjelaskan STSQABM satu-satunya lembaga tinggi unggulan berbasis al-Quran berbasis tekhnologi informatika memiliki dosen yang merupakan salah satu dari empat lulusan terbaik Internasional Lembaga Darul Quran.

“Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat lulusan terbaik internasional, setelah Tanzania, Srilanka, dan Yaman,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua I bidang akademik, Lili Sholehuddin mengungkapkan kegembiraannya atas kepeecayaan yang diberikan kepada

“Semoga kehadiran STSQABM di tengah masyarakat dapat “menjadi primus inter pares dalam menghadirkan nilai-nilai al-Quran di tengah-tengah masyarakat yg sedang mengalami sakit sangat parah dengan munculnya berbaga krisis multidimensional,” katanya.

Tentang STSQABM

Sekolah Tinggi Shuffah Al-Quran Abdullah bin Mas’ud (STSQABM) merupakan Lembaga Tinggi unggulan berbasis Al-Quran, dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam upaya pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil ’alamin.

Melalui lembaga yang digagas oleh (Almarhum) Syekh Imam Muhyiddin Hamidi, STSQABM memiliki visi dan misi agar mampu menjadi rujukan pengkajian, pengajaran dan pengamalan ke ilmuan berbasis Al Qur’an serta ikut memberikan konstribusi berbagai permasalahan Bangsa dan Negara dengan pendekatan Spritual dan Akhlaqul Karimah.

Termotivasi oleh tuntutan dan kebutuhan besar dalam menyikapi perkembangan dan kemajuan strategis di era global, dibutuhkan adanya
ketersediaan SDM yang terintegrasi dan berdaya saing secara nasional maupun internasional sebagai hasil darisebuah pendidikan tinggi yang berkualitas, responsif, adaptif dan berakhlaqul karimah serta biaya terjangkau, maka PPlSH mulai tahun ajaran 2017/2018 membuka Perguruan Tinggi dengan nama Shuffah Al-Quran Abdullah bin Mas’ud (SQABM) Online dan teah mendapat izin pendirian dari Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI dengan SK No.3373/2017.

Adapun tenaga pendidik STSQABM diantaranya pakar Tafsir dari Palestina, Prof. Dr. Abdurrahman Yusuf Al-Jamal, Pakar Qiroat dari Palestina, Mahmud Anbar, Sirah Nabawiyah dari Nigeria Dr. Ahmad Abdul Malik, dan lain sebagainya.

Sekolah Tinggi Shuffah al Qur’an Abdullah bin Masud yang terletak di Muhajirun, Negararatu Natar Lampung Selatan, menerapkan kurikulum berbasis al-Quran dengan pola Shuffah Rasulullah yang mengintegrasikan tiga aspek utama kecerdasan manusia, yaitu: spiritual (hati), intelektual (otak) dan profesional (fisik).

Sementara program studi yang dibuka adalah Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, dengan profil sebagai berikut: Al-Qur’an sebagai sumber pengetahuan, mencakup disiplin ilmu yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia dalam mengatur dan mengolah bumi dan isinya untuk kemaslahatan, kesejahteraan dan kemakmuran umat secara komprehensif dan bersifat rahmat.

Share

Leave comment