Wali Lampung: BEM Shuffah al-Quran Harus Beda dengan Kampus Lain

Muhajirun – Pembina Shuffah al-Quran Abdullah Mutholib mengatakan Badan Eksekutif Mahasiswa SQABM harus memiliki khas tersendiri sebagai lembaga pendidikan yang berasaskan al-Quran.

“BEM Shuffah al-Quran berbeda dengan BEM di kampus lainnya, karena jarang sekali lembaga pendidikan yang berada di tengah-tengah masyarakat dan dilengkapi masjid lagi,” katanya.

Abdullah menambahkan bahwa BEM kedepan akan menjadi generasi penerus perjuangan khilafah untuk mengembalikan peradaban Islam.

“Untuk memudahkan itu semua, BEM harus bersinergi dengan semua unsur agar tugas kalian ringan,” terangnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Heni Nurhasanah mengatakan BEM sebagai motor penggerak harus ikut andil dalam merubah masyarakat agar bisa kembali mengikuti petunjuk yang Allah berikan melalui al-Quran.

“Allah menurunkan al-Quran sebagai pedoman hidup manusia, hanya belakangan ini banyak mereka yang meninggalkan firman Tuhannya, ini tugas mahasiswa terkhusus BEM untuk mengembalikan mereka,” katanya.

Hadir pada pelantikan tersebut, Pembina ST SQABM, Abdullah Mutholib, Wadir II Bidang Adm Umum, SDM dan Keuangan, Heri Budianto, MT, dan ketua Prodi Tafsir Quran, Dr. (Can) Arif Rahman, F,.MA.

Share

Leave comment